Karang Taruna “KARISMA” Inisiasi Pembuatan Objek Wisata Taman Kali Nanas

Karang Taruna “KARISMA” Inisiasi Pembuatan Objek Wisata Taman Kali Nanas

Boyolali-Para pemuda yang merupakan insiator penggerak kemajuan suatu peradaban dan ditangan merekalah nasib bangsa ini bergantung.

Semangat yang masih bergelora dan fisik yang masih kuat, mendukung kaum pemuda atau sering disebut kaum milenial untuk bisa berkarya dalam memajukan negeri ini.
Tidak sedikit tokoh anak muda di Indonesia yang telah berkarya untuk memberi perubahan pada bangsa Indonesia yang lebih baik.

Hasil karya mereka memang tidak selalu suatu hal yang sangat besar. Namun bisa jadi dari karya kecil tapi bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Seperti halnya yang dilakukan oleh Karang Taruna KARISMA. Karang Taruna KARISMA merupakan organisasi muda-mudi dukuh Poncowidodo, Mblagung, Simo, Kabupaten Boyolali. Karang Taruna KARISMA tahun ini memanfaatkan potensi daerah yang mereka miliki dengan menciptakan suatu objek wisata baru didesa mereka.

Objek wisata tersebut adalah Taman Kali Nanas. Dinamakan Taman Kali Nanas karena objek wista ini di bangun disamping aliran Kali Nanas. Objek wisata ini dibangun oleh karang taruna KARISMA dengan bantuan warga sekitar. Mereka bergotong-royong mengubah tanah yang kosong menjadi sebuah taman bunga selosia yang dilengkapi dengan ornamen-ornamen yang membuat Taman Kali Nanas menjadi sangat indah.

Semua biaya pembuatan taman ini murni dari swadaya karang taruna KARISMA dan masyarakat setempat. Bapak Ganda selaku pengelola Taman Kali Nanas menyampaikan perkiraan dana yang dipakai untuk pembangunan taman ini sekitar 13 juta rupiah.
Tanah yang digunakan untuk taman ini adalah milik bapak RT yang mengikhlaskan tanahnya untuk dibangun sebuah taman agar dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Pembuatan Taman Kali Nanas ini berawal dari ide pemuda-pemudi Karang Taruna Karisma yang melihat potensi alam di desanya yang bagus, mereka terinspirasi dari munculnya Taman Ragil Kuning yang sempat viral.
Konsep penataan Taman Kali Nanas ini didesain oleh salah satu warga yang kebetulan berprofesi sebagai seorang penata taman di Kota Surakarta. Yang mereka inginkan yaitu Desa Blagung memiliki banyak pilihan objek wisata, sehingga lebih menarik para wisatawan.
Taman Kali Nanas mulai dibuka untuk umum pada awal bulan Mei 2019. Tarif masuk yang diberikan juga relatif murah. Pengunjung hanya dikenakan tarif 5 ribu rupiah dan tidak dikenakan biaya parkir. Semenjak mulai dibuka untuk umum, Taman Kali Nanas tidak pernah sepi dari pengunjung. Kebanyakan pengunjung ingin berfoto-foto dan bersantai menikmati keindahan Taman Kali Nanas.

Untuk publikasi memang masih sangat kurang, lokasi yang termasuk jauh dari jalan raya membuat objek wisata baru ini belum banyak yang mengetahui . “Untuk publikasi memang masih belum maksimal, karena ya kami belum tau publikasi yang seperti apa biar banyak masyarakat yang tau Taman Kali Nanas” ujar Bapak Ganda.
Bapak Ganda juga menyampaikan bahwa masih banyak kekurangan yang harus dibenahi dari Taman Kali Nanas. Salah satunya adalah perlu penambahan fasilitas lagi dan publikasi.

Bantuan dan dukungan dari pemerintah memang sangat dinanti oleh karang taruna KARISMA dan masyarakat desa Poncowidodo untuk pengembangan Taman Kali Nanas ini. Beliau berharap kedepannya hal itu bisa diperbaiki dan ditingkatkan.
#gangsar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *